Penyebab trading forex kalah

Bisnis forex itu sebenarnya adalah pekerjaan yang sangat mudah dan ringan, yaitu kita duduk didepan komputer mengamati dan menganalisa grafik forex, jika grafik forexnya naik, supaya untung kita harus order buy,sedangkan jika grafik forexnya turun, supaya untung kita harus order sell. Tetapi kenyataannya yang terjadi adalah banyak trader yang menderita kekalahan.

Apakah kalian mau mengalami nasib seperti itu, yaitu kalian juga menderita kekalahan ketika sedang melakukan trading forex? Jika tidak mau, pelajarilah beberapa hal yang menyebabkan trading forex itu kalah.

  • Penyebab pertama trading forex kalah adalah trader belum bisa menganalisa grafik forex, sehingga akibatnya ketika mereka melakukan entri posisi, entah itu entri buy atau sell, arah marketnya yang terjadi justru tidak sesuai dengan harapan analisanya. Contohnya adalah trader entri order buy EUR/USD, alasannya adalah menurut analisanya grafik forex akan naik, tetapi yang terjadi adalah grafik forexnya bergerak turun dan terus turun. Tanda bahwa trader sudah pandai menganalisa grafik forex adalah seperti ini, trader order buy, lalu ia memasang TP dan SL, kemudian komputer di matikan, dalam beberapa detik kedepan grafik forexnya akan naik, sehingga dengan demikian posisi order buy'nya langsung menjadi profit dan TPnya tersentuh, Atau trader order buy, 5 menit pertama grafik forexnya turun, sehingga ia floating loss dulu, tetapi 10 menit kemudian grafik forexnya naik lagi dan naik lagi, sehingga order buy'nya yang semula floating loss kini berubah menjadi profit dan TPnya tersentuh. Selanjutnya trader menyalakan komputernya lagi dan membuka MT4nya, lalu melihat hasil ordernya, TP sudah tersentuh semua. Saldo modal forex telah bertambah [Mantap!!!]. Tanda bahwa trader belum bisa menganalisa grafik forex, trader order buy, trader tidak memasang take profit dan stop loss, trader terus mengamati grafik forex dengan harapan arah marketnya sesuai analisanya, tetapi ketika ia fokus mengamati grafik forex, justru yang terjadi adalah : 5 menit kemudian grafik forex turun, sehingga ia floating loss, dan 10 menit selanjutnya adalah grafik forex tetap turun, sehingga floating lossnya akan bertambah banyak. Trader terus memelototi tren grafik forex yang terus berlawanan arah sambil membiarkan floating lossnya bertambah semakin banyak.  
  • Penyebab kedua trading forex kalah adalah trader tidak cepat-cepat melakukan cut loss ketika posisi ordernya mengalami floating loss yang jumlah kerugiannya sudah melebihi 10% dari modalnya, padahal grafik forexnya arah trennya sudah tidak bersahabat lagi. Trader tetap membiarkan floating lossnya, karena angan-angannya arah market pasti akan segera berbalik arah lagi sesuai analisanya. Pada kenyataannya tidak, justru arah market terus berlawanan arah dan lossnya semakin banyak.
  • Penyebab ketiga adalah penggunakan lot yang terlalu besar, contoh kasusnya adalah misalkan modal kalian adalah $ 1000, lot yang kalian gunakan adalah 10 lot, atau modal kalian adalah $ 100, dan lot yang kalian gunakan adalah 1. Ya..ya...ya...kalau untung memang besar, hanya butuh 100 pips saja kalian akan mendapatkan laba 100%, tetapi yang sering terjadinya kan analisa kalian masih kurang bagus, sehingga jika kalian entri order dengan lot yang kebesaran seperti itu, hanya dengan loss 100 pips, modal kalian pasti akan habis. Apalagi ketika posisi floating loss'mu tidak segera kalian cut, biasanya kalau floating loss tetap kalian biarkan apalagi lot yang kalian gunakan terlalu besar, hal yang terjadi selanjutnya adalah kalian kena margin call [MC].
  • Penyebab keempat, trader tidak memasang target take profit [TP] atau trader tidak memasang toleransi kerugian "stop loss" [SL]. Jika hal ini tidak dilakukan, biasanya type trader ini trading planingnya tidak jelas atau asal-asalan. Trader yang baik adalah trader yang selalu memasang TP dan SL ketika meraka melakukan entri posisi. Ia selalu punya target laba dan toleransi kerugian ketika ia melakukan trading forex, artinya jika target labanya sudah terpenuhi ia akan menghentikan tradingnya dan mengulanginya besuknya lagi, atau kalau ia kalah karena SLnya tersentuh, ia juga akan menghentikan tradingnya dan beristirahat sambil instrospeksi kesalahan-kesalahannya kenapa SLnya tersentuh.
  • Penyebab ke-5, trader terlalu banyak membuka entri posisi, dengan imajinasi trader ingin mendapatkan profit yang lebih banyak lagi. Kalau ini terjadi, biasanya bukan profit yang akan bertambah lebih banyak, tetapi justru kerugian yg akan didapatkan, padahal sebelumnya sdh laba.

Mau sukses bisnis forex? bergabunglah untuk belajar menguasai ilmu forex dahulu di basecamp forex kami.
Kursus Forex | Kontak E-mail

Warning : Trading forex barangkali adalah salah satu jenis pekerjaan yang paling mudah untuk dikerjakan, karena dengan trading forex, dalam waktu yang cepat, modal anda akan bisa bertambah banyak sebesar 10%, 25%, 50%, 100% kali lipat jumlahnya atau bahkan bisa lebih, namun demikian pekerjaan trading forex belum tentu cocok untuk semua orang, karena dalam sekejap modal anda juga dapat hilang sebagian atau semuanya, oleh karena itu sebelum anda terlibat dalam trading forex, sebaiknya anda harus menyadari resiko ini sebelumnya dan sebaiknya anda tidak menginvestasikan uang anda untuk modal trading forex dan lalu melakukan transaksi trading forex jika anda nanti tidak siap dan tidak mampu untuk menanggung dampak resiko karena anda telah kehilangan sebagian atau seluruh modal anda.
 
 
Copyright © Cara Daftar FBS ~ All Right Reserved